<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Renungan &#38; Suara Hati</title>
	<atom:link href="http://renungan165.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://renungan165.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Dec 2008 02:03:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='renungan165.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Renungan &#38; Suara Hati</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://renungan165.wordpress.com/osd.xml" title="Renungan &#38; Suara Hati" />
	<atom:link rel='hub' href='http://renungan165.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SMS Renungan (part 5)</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/30/sms-renungan-part-5/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/30/sms-renungan-part-5/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 02:01:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Reminder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita melihat orang lain dari sisi baik, maka akan berlaku baik kepadanya. Namun jika melihatnya dari sisi buruk, maka cendrung juga berlaku buruk kepadanya. Tidak usah menunggu ucapan terimakasih orang lain, karena tidak akan menambah apapun untuk anda. Tapi cukuplah balasan dari-Nya yang anda harapkan, niscaya itu pasti. Ketika kita mengikuti keinginan tanpa pengetahuan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=63&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul style="text-align:justify;">
<li>Jika kita melihat orang lain dari sisi baik, maka      akan berlaku baik kepadanya. Namun jika melihatnya dari sisi buruk, maka      cendrung juga berlaku buruk kepadanya.</li>
<li>Tidak usah menunggu ucapan terimakasih orang lain,      karena tidak akan menambah apapun untuk anda. Tapi cukuplah balasan      dari-Nya yang anda harapkan, niscaya itu pasti.</li>
<li>Ketika kita mengikuti keinginan tanpa pengetahuan,      itu berarti telah meretas jalan menuju kesesatan. Dan ketika kita dalam      kesesatan, ujungnya adalah kehancuran.</li>
<li>Mengeluh kala kesulitan akan semakin menyusahkan,      berserahdirilah kepada-Nya, niscaya hati kita akan tentram &amp;      berusahalah sekuat tenaga, niscaya jalan keluar akan datang.</li>
<li>Semesta diciptakan dalam keteraturan, kerapian &amp;      kedinamisan, maka hendaklah kita hidup juga dalam keteraturan, kerapian      &amp; kedinamisan jika menginginkan keberhasilan.</li>
<li>Jika menyuruh kebaikan, jadilah yang paling dulu      melakukannya, jika tidak anda akan hancur. Jika melarang keburukan,      jadilah yang paling menjauhinya, jika tidak anda akan hancur.</li>
<li>Orang yang tidak bahagia di rumahnya, takkan bahagia      di tempat lain. Orang yang mencari kebahagiaan hanya di luar rumahnya akan      mendapatkan kebahagian palsu &amp; tertipu.</li>
<li>Kemajuan &amp; keberhasilan adalah buah perjuangan      &amp; cita-cita. Kita bisa punya cita-cita &amp; mau berjuang jika dalam      diri ada harapan &amp; kekhawatiran. Harapan untuk mendapatkan kebahagiaan      &amp; kekhawatiran atas kesusahan.</li>
<li>Lelapnya tidur tidak tergantung mewahnya kasur,      lezatnya makanan tidak tergantung lengkapnya hidangan, karena banyak orang      lelap tidur di trotoar pinggir jalan &amp; banyak yang nikmat makan      meskipun hanya nasi dengan garam. Karena itu kebahagiaan tidak tergantung      banyaknya kekayaan, tapi sejauh mana kita telah memberi kemanfaatan.</li>
<li>Sebanyak apapun kebaikan yang kita lakukan, pasti ada      yang tidak terpuaskan. Maka kita tidak akan bahagia jika motivasi kerja      hanya mencari kekaguman manusia.</li>
<li>Berwajah cerahlah kepada orang lain, niscaya mereka      menyukai kita. Berkata lembutlah kepadanya, niscaya mereka mencintai kita.      Bertawadhulah kepadanya, niscaya mereka memuliakan kita.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=63&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/30/sms-renungan-part-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nikmatnya Ujian</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/30/nikmatnya-ujian/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/30/nikmatnya-ujian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 01:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Ujian adalah sebuah kata yang terkadang bagi sebagian kita sangat menakutkan. Padahal ujian akan diberikan kepada semua hamba yang baik dan beriman maupun yang tidak. Allah ingin mengetahui siapakah hamba-hambaNya yang sungguh beriman kepadaNya. Melalui ujian ini Allah akan memilih hambanya yang benar-benar bertaqwa. Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan : Kami telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=60&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ujian adalah sebuah kata yang terkadang bagi sebagian kita sangat menakutkan. Padahal ujian akan diberikan kepada semua hamba yang baik dan beriman maupun yang tidak. Allah ingin mengetahui siapakah hamba-hambaNya yang sungguh beriman kepadaNya. Melalui ujian ini Allah akan memilih hambanya yang benar-benar bertaqwa.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-60"></span>Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan : Kami telah beriman, &#8220;sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta&#8221;. <strong>QS Al Ankabut 29 : 2 &#8211; 3</strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Janganlah kau bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamu adalah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman&#8221;. QS <strong>Al Imran 3 : 139</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Dan janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah, sesungguhnya tiada berputus asa dari Rahmat Allah melainkan kaum yang kafir&#8221;. <strong>QS Yusuf 12 : 88</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh sebenarnya membicarakan masalah ini sangat berat. Namun renungan ini pula yang dapat menjadi pengingat di kala lemah. Semoga kita dapat saling mengingatkan disaat kita mengalami ujian/teguran dari Allah. Sebagai orang yang beriman tentunya kita tidak boleh takut menghadapi ujian. Karena dengan ujian dapat menjadikan kita sebagai pribadi yang tangguh seperti Rasulullah. Allah memberikan ujian kenikmatan berupa harta, jabatan, anak, pekerjaan, pertemanan, maupun kesusahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun kita sering terlena, ketika kita mendapat ujian berupa kesenangan dan merasa Allah tidak adil ketika kita mendapat kesusahan. Padahal ujian kesenangan lebih sulit daripada ujian dalam bentuk kesusahan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;&#8230; Boleh kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui sedang kamu tidak&#8221;. <strong>QS Al Baqarah 2 : 216</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): &#8220;Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma&#8217;aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir&#8221;. QS <strong>Al Baqarah 2 : 286</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat ujian menimpa kita seringkali kita merasa depresi, kecewa, frustrasi, stress menghampiri kita. Kadang kita merasa Allah tidak sayang pada kita. Sering kali kita melihat orang lain hidup jauh lebih bahagia, lebih disayang olah Allah dengan berlimpahnya harta / materi yang mereka miliki.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun Allah berfirman akan mengangkat derajat kita kalau kita sabar dalam menghadapi ujian yang diberikanNya.</p>
<p style="text-align:justify;">Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi hambaNya maka dia dahulukan hukuman di dunia agar terhapus dosa-dosanya dan apabila Dia menghendaki keburukan pada hambaNya maka Dia akan membiarkannya dengan dosa-dosa sehingga dosa-dosa tersebut dibalas pada hari kiamat. <strong>HR Tarmidzi</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tiada bekal yang lebih baik selain iman, sabar, dan ikhlas dalam menghadapi ujian dari Allah. Dengan bekal itulah Insya Allah kita mampu melewati ujian dengan sempurna.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung&#8221;. <strong>QS Al Imran 3 : 200</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mohonlah pertolongan Allah melalui doa-doa yang kita panjatkan karena hanya kepadaNya-lah kita bergantung.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu&#8217;&#8221;. <strong>QS</strong> <strong>Al Baqarah 2 : 45</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kita melewati ujian, maka akan terasa nikmatnya ujian yang Allah berikan. Pasrah dan ikhlas adalah pengalaman spiritual yang tak ternilai harganya. Pengalaman yang tidak kita dapatkan dibangku formal, hanya dengan ujian dariNya yang menambah kecintaan kita kepada Allah Sang pemilik hidup.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui&#8221;. <strong>QS At Taubah 9 : 11</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : &#8220;Cukuplah Allah bagiku ;  tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki &#8216;Arsy yang agung &#8220;. <strong>QS At Taubah 9 : 129</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jadilah akhirat dan bertemu dengan Allah sebagai Visi, amal dan imanlah yang harus kita siapkan, beratkah timbangannya?</p>
<p style="text-align:justify;">Janganlah kita berprinsip pada sesuatu yang labil, apapun itu karena akan menghasilkan sesuatu yang labil pula, berprinsiplah pada sesuatu yang abadi, maka akan membawa kita kepada kebahagiaan yang hakiki. Dialah Allah yang abadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Perbuatan kita meninggalkan bekas, jika menjadi inspirasi kebaikan bagi yang lain, itu akan menjadi kebaikan bagi kita. Namun akan jadi beban bila terjadi yang sebaliknya. Untuk orang yang proses berhijrah, berhati-hatilah dengan kalimat diatas. Orang kebanyakan tidak mendengarkan kata-kata kita, tetapi mereka mereka akan lihat dengan apa yang kita perbuat. Sekali kita melakukan kesalahan pada masa hijrah kita, orang tidak akan percaya. Dan ini yang terjadi pada masyarakat kita yang mudah memberikan label pada seseorang. Label yang sebetulnya mereka lihat secara visual bijaksanalah dalam bertindak, jangan karena kita sudah berhijab, kita merasa benar dan paling pintar.</p>
<p style="text-align:justify;">Berusahalah melihat kesalahan kita, karena itu akan membantu kita untuk lebih ikhlas, lebih bijaksana, lebih terpacu untuk belajar dan belajar, karena kita merasa salah. Jika kita selalu merasa paling benar, pintar, suatu saat kita akan terjebak dalam situasi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Mudah-mudahan dapat memberikan inspirasi untuk teman yang sedang mengalami, ataupun nanti bila mengalami ujian atau musibah. Awalnya kita tidak terima, tapi kita adalah golongan orang-orang yang berpikir, maka kita akan merasakan nikmatnya ujian, kita akan lebih dekat dengan-Nya. Saat-saat yang dinanti pada saat sholat kita bersujud menangis mohon ampunan-Nya. Disinilah kita merasa nikmatnya ujian untuk orang-orang yang berpikir.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=60&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/30/nikmatnya-ujian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SMS Renungan (part 4)</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/11/sms-renungan-part-4/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/11/sms-renungan-part-4/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 06:25:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Reminder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita melihat orang lain dari sisi baik, maka akan berlaku baik kepadanya. Namun jika melihatnya dari sisi buruk, maka cendrung juga berlaku buruk kepadanya. Tidak usah menunggu ucapan terimakasih orang lain, karena tidak akan menambah apapun untuk anda. Tapi cukuplah balasan dari-Nya yang anda harapkan, niscaya itu pasti. Ketika kita mengikuti keinginan tanpa pengetahuan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=58&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Jika kita melihat 	orang lain dari sisi baik, maka akan berlaku baik kepadanya. Namun 	jika melihatnya dari sisi buruk, maka cendrung juga berlaku buruk 	kepadanya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tidak usah menunggu 	ucapan terimakasih orang lain, karena tidak akan menambah apapun 	untuk anda. Tapi cukuplah balasan dari-Nya yang anda harapkan, 	niscaya itu pasti.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Ketika kita 	mengikuti keinginan tanpa pengetahuan, itu berarti telah meretas 	jalan menuju kesesatan. Dan ketika kita dalam kesesatan, ujungnya 	adalah kehancuran.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Mengeluh kala 	kesulitan akan semakin menyusahkan, berserahdirilah kepada-Nya, 	niscaya hati kita akan tentram &amp; berusahalah sekuat tenaga, 	niscaya jalan keluar akan datang.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Semesta diciptakan 	dalam keteraturan, kerapian &amp; kedinamisan, maka hendaklah kita 	hidup juga dalam keteraturan, kerapian &amp; kedinamisan jika 	menginginkan keberhasilan.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Jika menyuruh 	kebaikan, jadilah yang paling dulu melakukannya, jika tidak anda 	akan hancur. Jika melarang keburukan, jadilah yang paling 	menjauhinya, jika tidak anda akan hancur.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Orang yang tidak 	bahagia di rumahnya, takkan bahagia di tempat lain. Orang yang 	mencari kebahagiaan hanya di luar rumahnya akan mendapatkan 	kebahagian palsu &amp; tertipu.</p>
</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=58&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/12/11/sms-renungan-part-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna Do&#8217;a Sebelum dan Selesai Makan</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/28/makna-doa-sebelum-dan-selesai-makan/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/28/makna-doa-sebelum-dan-selesai-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 05:16:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Do’a sebelum makan Allahumma baariklanaa fimaa razaqtanaa waqinaa adzaabannaar-Bismillah Ya Allah berkahilah apa yang telah Engkau rezeqikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka – Bismillah. Do’a selesai makan Alhamdulillahilladzi ath’amanaa wasaqaanaa waja’alnaa minal muslimiina Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kepada kami, dan telah menjadikan kami dari golongan orang-orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=45&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Do’a sebelum makan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><strong>Allahumma baariklanaa fimaa razaqtanaa waqinaa adzaabannaar-Bismillah</strong></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ya Allah berkahilah apa yang telah Engkau rezeqikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka – Bismillah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Do’a selesai makan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><strong>Alhamdulillahilladzi ath’amanaa wasaqaanaa waja’alnaa minal muslimiina</strong></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kepada kami, dan telah menjadikan kami dari golongan orang-orang yang menyerahkan diri (Muslim)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-45"></span>Makanan (juga minuman) adalah salah satu rezeki utama dari Allah yang memerlukan usaha cukup signifikan dari manusia. Selain makanan rezeki Allah yang lain yang kita nikmati tiada henti adalah udara dan cahaya. Namun untuk mendapatkan udara dan cahaya, manusia hampir tidak perlu upaya, Allah berikan dengan cuma-cuma hampir merata kepada seluruh manusia. Sehingga tidak ada do’a khusus ketika mau menghirup udara dan mendapatkan cahaya, yang ada adalah ajaran berdo’a ketika mau makan dan selesai makan. Coba kita bayangkan jika kita diwajibkan doa setiap mau menghirup udara dan menghembuskannya?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Makanan yang dalam pikiran manusia dianggap adalah hasil upayanya, sesungguhnya dalam pandangan Islam adalah karunia-Nya semata, oleh karena itu ketika kita mau memakannya sangat perlu untuk minta ijin kepada-Nya. Karena tanpa ijin-Nya pula sesungguhnya rezeki itu tidak akan pernah sampai pada diri kita. Allah berfirman, jika kita bersyukur pada-Nya, insyaAllah kita akan mendapat tambahan nikmat lagi dari-Nya pula. Maka, makna dari do’a ini pula adalah sebagai rasa syukur kita bisa mendapatkan rezeki dari-Nya dan dengan harapan bila menggunakannya sesuai dengan tuntunan-Nya akan mendatangkan manfaat yang lebih banyak dari-Nya pula. Kita bisa saja mendapatkan uang yang banyak dari kerja kita, tapi belum tentu kita bisa menikmatinya, apalagi memakannya. Sesungguhnya yang bisa kita makan sangat terbatas, orang yang mempunyai penghasilan 10 juta sebulan dengan orang yang berpenghasilan 1 juta sebulan tidaklah jauh kapasitas makanan yang bisa masuk keperutnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kita juga mohon agar rezeki tersebut diberkahi Allah, karena jika tidak mendapatkan berkah-Nya, maka rezeki tersebut akan sia-sia saja bagi kehidupan kita, bahkan boleh jadi akan menjadi pengantar datangnya bencana. Oleh karena do’a sebelum makan juga mengandung permohonan agar terhindarkan dari siksa neraka, karena boleh jadi yang kita konsumsi mengandung unsur-unsur yang bisa mendorong kita berperilaku maksiat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Do’a selesai makan lebih ditekankan kepada ucapan terimakasih kepada Allah. Mungkin kalau kita mau merenungkan, relatif jarang lupa berdo’a apabila kita ingin mengerjakan sesuatu, tetapi begitu mudah lupa ketika kita selesai mengerjakan sesuatu. Allah mengingatkan kita dalam sebuah ayat-Nya; manusia ketika tertimpa musibah dia begitu mengiba-iba kepada-Nya, namun begitu musibah itu Allah hilangkan apalagi diganti dengan anugerah, amat mudahnya manusia lupa pada-Nya, seolah-olah terlepasnya musibah dan datangnya anugerah tersebut semata-mata hasil kerjanya. Dalam memulai makan, kita sangat mudah untuk ingat berdo’a, tapi betapa seringnya kita lupa ketika selesai makan untuk berdo’a, ini yang harus jadi perhatian kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan berterimakasih atas makanan dan minuman yang telah masuk ke tubuh kita, maka akan mendatangkan kemanfaatan-kemanfaatan yang baru di masa mendatang, tubuh kita akan menjadi lebih sehat dan hati kita akan menjadi lebih tenang, hal ini merupakan modal menuju keberhasilan hari-hari kemudian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Terakhir kita menegaskan bahwa kita juga berterimakasih atas karunia Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yangmenyerahkan diri. Orang yang tubuhnya berserah diri kepada Allah, adalah yang memperhatikan apa yang diperlukan oleh tubuhnya, yaitu makanan yang sepantasnya, tidak kekurangan dan tidak berlebihan. Oleh karenanya ketika makan tersebut kita juga harus memperhatikan hal ini, jangan makan berlebihan, seperti kata Rasulullah, tidak akan makan sebelum terasa lapar, dan akan berhenti makan sebelum kenyang.</p>
<p>Semoga kita bisa menjadi hamba yang senantiasa ingat kepada-Nya baik di kala memulai sesuatu, maupun selesai mengerjakan sesuatu. Hamba yang senantiasa bersyukur kepada-Nya baik di kala mendapat musibah, maupun mendapat anugerah. Amiin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=45&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/28/makna-doa-sebelum-dan-selesai-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merasa Bersalah</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/27/merasa-bersalah/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/27/merasa-bersalah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 13:13:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Suatu saat menurut riwayat, Abdurrahman bin Umar yang sedang di Mesir tanpa dia sadari meminum sebuah minuman yang ternyata memabukkan, maka datanglah ia bersama temannya kepada pejabat setempat, yaitu Gubernur Mesir Amr bin Ash. Kata Abdurrahman “ Semalam kami terjerumus meminum minuman keras dan mabuk, maka kami mohon agar dihukum sesuai peraturan yang berlaku” (menurut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=53&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> Suatu saat menurut riwayat, Abdurrahman bin Umar yang sedang di Mesir tanpa dia sadari meminum sebuah minuman yang ternyata memabukkan, maka datanglah ia bersama temannya kepada pejabat setempat, yaitu Gubernur Mesir Amr bin Ash. Kata Abdurrahman “ Semalam kami terjerumus meminum minuman keras dan mabuk, maka kami mohon agar dihukum sesuai peraturan yang berlaku” (menurut Abdullah Ibn Umar, Abdurrahman mabuk tersebut karena sesungguhnya tidak tahu bahwa minuman yang diminumnya adalah minuman keras, disangkanya hanya minuman biasa).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-53"></span>Sang Gubernur yang sudah mengenal betul siapa Abdurrahman seperti tidak berkenan mendengar pengakuan dan permohonan tersebut, ia secara halus mengusir keduanya. Abdurrahman yang merasa tersiksa “dosa” yang tak sengaja diperbuatnya ngotot untuk dihukum sesuai aturan yang ada untuk membersihkan dosanya, dia mengancam, “Jika anda tidak mau menghukum, maka saya akan laporkan kepada Ayah saya setibanya di Ibu kota.” (Abdurrahman adalah putera Umar bin Khatab yang saat itu menjabat Khalifah dan dikenal sangat keras menerapkan hukum terhadap siapapun)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Amr bin Ash sebagai Gubernur merasa serba salah, jika dia tidak menghukum, dia harus bersiap menghadapi sanksi dari Khalifah, tetapi jika dia menghukum, apa kata orang nanti terhadapnya, karena tega menghukum putera khalifah yang telah mengangkatnya dan kesalahannyapun tanpa sengaja. Aturan hukuman terhadap pemabuk saat itu adalah dicambuk dan digunduli di depan umum. Akhirnya Amr Ibn Ash menemukan akal, kedua orang itu dieksekusinya diberanda rumah kediaman gubernur. Dan hal ini menurut gubernur tidak dilaporkan kepada atasannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tapi entah bagaimana, berita ini akhirnya sampai juga kepada Amirul Mukminin di Ibu kota yang akhirnya membuat surat kepada gubernur yang isinya; “Bismillahirrahmaanirrahiim. Dari Umar Amirulmukminin untuk Amr bin Ash&#8230;. Aku heran terhadapmu, wahai Ibnu Al ‘Ash, dan terhadap keberanianmu melanggar aturanku. Aku pikir aku mesti memecatmu dengan tidak hormat. Kamu mencambuk dan mencukur kepala Abdurrahman di dalam rumuahmu. Kamu tahu, ini menyalahi peraturanku. Abdurrahman tak lain adalah seorang rakyatmu, yang seharusnya kamu perlakukan sebagaimana warga negara yang lain. Tetapi kamu malah berpendapat bahwa Abdurrahman adalah anak Amirulmukminin. Bukankah kamu sudah tahu bahwa bagiku tak ada sesuatu perlakuan istimewa untuk seorangpun dihadapan hak Allah yang harus dipertanggungjawabkannya. Maka, begitu kamu terima surat ini, segera kirim Abdurrahman dalam pakaian ‘aba-ahnya di atas pelana, agar dia tahu buruknya apa yang sudah diperbuatnya.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mematuhi perintah Amirulmukminin, akhirnya gubernur Amr Ibn Al’ash segera mengirim Abdurrahaman yang sesampainya di Ibu kota di hukum lagi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Shahabat, kisah tersebut nyata ada, memang tidak terjadi saat ini, tetapi kejadian tersebut amat sering terjadi saat ini di satu fenomenanya, namun amat langka terjadi di fenomena lainnya. Saat ini amat seringnya kita melakukan kesalahan, tapi amat jarangnya kita merasa bersalah, bahkan kita mencari alasan-alasan atas terjadinya kesalahan, bahkan tidak jarang kita menimpakan kesalahan kepada orang lain. Sungguh akhlaq masyarakat kita yang tidak berani mengakui kesalahan sendiri akan menimbulkan kehancuran bagi masyarakat itu sendiri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Abdurrahman merasa bersalah telah melakukan kesalahan yang sebenarnya dia lakukan tanpa sengaja. Amr Ibn Al’Ash, merasa bersalah bila melakukan aturan tetapi sekaligus merasa bersalah karena tidak menegakkan hukum sesuai aturan. Umar Bin Khatab merasa bersalah ketika bawahannya tidak menjalan hukum sesuai aturan. Sungguh sebuah fenomena yang sangat sulit kita jumpai saat ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Shahabat, fenomena-fenomena tersebut sebenarnya bukanlah tidak mungkin bisa kita laksanakan masa sekarang ini. Hal ini menjadi langka, karena manusia lebih menghargai saat ini dibanding saat nanti, manusia lebih mencari kebanggaan di depan manusia lainnya dibandingkan mencari keridhoan atas-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Shahabat, mari kita latih diri kita dan keluarga kita sejak dini, untuk lebih peka diri, sehingga kita cukup lapang untuk merasa bersalah atas kekurangan yang terjadi sebagai modal untuk perbaikan di kemudian hari. Selamat berjuang !</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=53&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/27/merasa-bersalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SMS Renungan (part 3)</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/27/sms-renungan-part-3/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/27/sms-renungan-part-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 13:05:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Reminder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang berbahagia adalah mereka yang tidak bangga dengan dunia yang didapatkannya. Dan mereka juga tidak sedih karena dunia yang lepas darinya. Pandanglah diri anda bukan yang terbaik, niscaya anda akan menjadi lebih baik. Jika anda merasa terbaik maka bersiaplah untuk kehilangan yang baik-baik. Jika punya hanya yang baik, maka yang diberikan juga baik-baik. Jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=49&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<ul>
<li>Orang yang berbahagia adalah mereka yang tidak      bangga dengan dunia yang didapatkannya. Dan mereka juga tidak sedih karena      dunia yang lepas darinya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Pandanglah diri anda bukan yang terbaik, niscaya      anda akan menjadi lebih baik. Jika anda merasa terbaik maka bersiaplah      untuk kehilangan yang baik-baik.</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika punya hanya yang baik, maka yang diberikan      juga baik-baik. Jika punya hanya yang buruk, yang diberikan juga buruk.      Maka jika ingin menjadi orang baik, hasilkan yang baik-baik dalam hidup      ini.</li>
</ul>
<ul>
<li>Kemuliaan sejati tumbuh dari dalam diri, bukan dari      luar. Begitu banyak orang yang tetap mulia meslipun banyak dihina, tapi      juga banyak orang yang dipuja-puja tapi dia tetap hidup hina.</li>
</ul>
<ul>
<li>Wahai dunia! Berhidmatlah kepada orang yang telah      berhidmat kepada-Ku &amp; perbudaklah orang yang mengabdi kepadamu. Hadist      Qudsi riwayat Al Qudhai dari Ibnu Mas’ud.</li>
</ul>
<ul>
<li>Memberilah Karena Allah Maha Pemberi. Menolonglah,      karena Allah Maha Penolong. Menyayangilah, karena Allah Maha Penyayang.      Barang siapa sayang dengan yang di bumi maka akan disayang oleh “Yang Di      Langit”.</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika kita mampu dan mau untuk melihat aib sendiri      serta sibuk memperbaikinya maka kita tidak akan pernah mencari &amp;      membicarakan aib orang lain.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=49&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/27/sms-renungan-part-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SMS Renungan (part 2)</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/sms-renungan-part-2/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/sms-renungan-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 02:08:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Reminder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Barang siapa yang kata-katanya bukan hikmah berarti telah membual, yang diamnya bukan merenung adalah lalai &#38; pandangannya tidak mengambil pelajaran berarti ia main-main. Kesibukan melaksanakan perintah Allah akan menjauhkan kita dari yang dilarang-Nya. Oleh karena itu, mari kita arahkan hati, pikiran dan badan untuk mengikuti-Nya. Setiap kali seorang hamba memanjangkan angan-angannya, setiap kali itu pula [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=43&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt;-->  <!--[endif]--></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Barang siapa yang kata-katanya bukan hikmah berarti      telah membual, yang diamnya bukan merenung adalah lalai &amp; pandangannya      tidak mengambil pelajaran berarti ia main-main.</li>
<li class="MsoNormal">Kesibukan melaksanakan perintah Allah akan      menjauhkan kita dari yang dilarang-Nya. Oleh karena itu, mari kita arahkan      hati, pikiran dan badan untuk mengikuti-Nya.</li>
<li class="MsoNormal">Setiap kali seorang hamba memanjangkan      angan-angannya, setiap kali itu pula ia memperburuk amalnya.</li>
<li class="MsoNormal">Maka orang yang memberikan hartanya (untuk      kebajikan) &amp; bertaqwa dan membenarkan (pahala) yang terbaik (surga).      Kami akan memudahkannya menempuh jalan yang mudah. QS. 92 : 5-7</li>
<li class="MsoNormal">Amal yang saleh mengangkat ucapan yang baik kepada      Allah SWT, jika perkataannya baik tapi perbuatannya buruk, maka      perkataannya akan ditolak. Amal lebih berhak daripada perkataan.</li>
<li class="MsoNormal">Berbuatlah terbaik hari ini. Engkau hanya memiliki      hari ini, sedangkan esok hari belum tentu milikmu. Jika esok engkau masih      ada, berbuatlah terbaik kembali, tapi jika esok engkau mati, engkau tidak      akan menyesal atas apa yang sudah engkau kerjakan hari ini.</li>
<li class="MsoNormal">Seorang hamba akan senantiasa dalam kebaikan selama      ia memiliki penasehat dari dalam dirinya sendiri &amp; selalu introspeksi      diri.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=43&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/sms-renungan-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syukur</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/syukur/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/syukur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 01:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Jalan hidup manusia memang penuh rahasia. Banyak kejadian yang ada diluar dugaan kita. Sebagian lebih baik dari perkiraan sebagian lagi sebaliknya. Siapapun pasti pernah mengalami susah dan senang. Tapi jika benar-benar menghitung pasti akan didapati bahwa kebaikan yang pernah diterima jauh lebih banyak daripada keburukan. Masa gembira lebih banyak daripada masa susah. Kecenderungan manusia melihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=39&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Jalan hidup manusia memang penuh rahasia. Banyak kejadian yang ada diluar dugaan kita. Sebagian lebih baik dari perkiraan sebagian lagi sebaliknya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Siapapun pasti pernah mengalami susah dan senang. Tapi jika benar-benar menghitung pasti akan didapati bahwa kebaikan yang pernah diterima jauh lebih banyak daripada keburukan. Masa gembira lebih banyak daripada masa susah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span id="more-39"></span>Kecenderungan manusia melihat pada hal-hal buruk dibandingkan yang baik, lebih memperhatikan kesulitan daripada kemudahan membuat hidup terasa buruk dan sulit.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;line-height:150%;">Jangan tanya apa yang bisa kau banggakan, jawabannya pasti “tidak ada” tapi tanyakan apa yang dapat aku syukuri maka kau akan mendapati aku sulit menghitungnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang dapat melihat nikmat lebih banyak sehingga dapat lebih banyak bersyukur. Amin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”</em>. QS. An Nahl : 18</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">“Menakjubkan perkara seorang mukmin sesungguhnya seluruh urusannya baik dan itu tidak dimiliki oleh seseorang kecuali seorang mukmin. Jika mendapatkan nikmat ia bersyukur, maka hal itu baik baginya dan jika menderita kesusahan ia bersabar maka hal itu lebih baik baginya”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=39&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/syukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbahagialah atas yang dimiliki</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/berbahagialah-atas-yang-dimiliki/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/berbahagialah-atas-yang-dimiliki/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 01:36:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi. Tetapi Allah menurunkan rezeki dengan ukuran yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat” QS. Asy-Syuura : 27 Ingatkah kita kepada kisah Tsa’labah yang memohon do’a kepada Rasulullah SAW agar dikaruniai rezeki yang banyak? Nabi SAW bersabda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=37&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt;--> <em>&#8220;Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi. Tetapi Allah menurunkan rezeki dengan ukuran yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat”</em> QS. Asy-Syuura : 27</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Ingatkah kita kepada kisah Tsa’labah yang memohon do’a kepada Rasulullah SAW agar dikaruniai rezeki yang banyak? Nabi SAW bersabda : “Harta sedikit yang dapat engkau syukuri lebih baik daripada harta yang banyak yang tidak sanggup engkau syukuri”. Tsa’labah mendesak Rasulullah SAW mendoakannya. Allah SWT mengabulkan do’a Nabi. Tsa’labah menjadi kaya, dan semakin bertambah kekayaannya, namun dia makin jauh dari masjid, makin jarang bertemu dengan saudara-saudaranya kaum mukminin, dan akhirnya hartanya, jiwanya dan hidupnya dimakan oleh keterpedayaannya terhadap gemerlapnya kekayaan, ia mati dalam kehinaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span id="more-37"></span>Sahabat, Allah SWT sering memberikan rezeki terbatas kepada seseorang, karena dengan keterbatasan rezeki tersebut memberinya peluang untuk lebih berkhidmat kepada Allah dan kemaslahatan. Ketika mereka kekurangan, bisa menjadi hamba-hamba Allah yang taat. Ketika dalam kesederhanaan kita bisa bercengkerama dengan mesra bersama keluarga. Ketika jabatan biasa-biasa saja kita banyak kesempatan shalat berjamaah di masjid, ketika usaha belum terlalu besar kita sering bersilaturahmi dengan tetangga dan sahabat-sahabat lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Sahabat, bukankah banyak kita jumpai saat ini banyak orang yang shaleh di kala kesempitan menjadi orang yang salah saat ada kesempatan, ketika rezekinya banyak, tak ada waktu untuk beribadah dengan tenang. Ketika jabatan semakin tinggi, waktu luangnya lebih banyak untuk bersenang-senang dalam kemaksiatan. Ketika penghasilannya semakin banyak, menjadi semakin rakus mengambil harta yang bukan miliknya. Ketika kekuasaan semakin besar, menindas orang-orang yang lemah menjadi sesuatu yang dianggap biasa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Sahabat, mari kita jaga diri kita, keluarga kita, kerabat kita, sahabat-sahabat kita dari rasa yang senantiasa merasa kurang atas pembagian-Nya. Mari kita senantiasa merasa bahagia atas apa yang diberikan-Nya untuk kita. Mari kita terus saling mengingatkan hati kita dalam silaturahmi berdasarkan rasa cinta kepada-Nya. Mari kita hindari rasa dongkol, meskipun kecil atas kehidupan kita terhadap-Nya.</p>
<p>Sahabat, Allah Maha Tahu yang kita perlu dan Allah Yang Maha Sayang memberi kepada kita karena ingin kita menjadi hamba-hamba yang penuh kenikmatan yang sesungguhnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=37&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/21/berbahagialah-atas-yang-dimiliki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SMS Renungan (part 1)</title>
		<link>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/15/sms-renungan-part-1/</link>
		<comments>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/15/sms-renungan-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 08:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gearee79</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Reminder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renungan165.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Bersegeralah melakukan amal shaleh sebelum lepas ajal karena sesungguhnya kalian hanya memiliki yang sudah kalian dulukan, bukan yang kalian sisakan. Betapa banyak orang yang dilalaikan dengan kenikmatan yang diberikan kepadanya, betapa banyak yang ditimpa petaka dengan pujian, betapa banyak yang ditipu dengan ditutupi keburukannya. Bertulus ikhlaslah dlm melaksanakan agamamu, niscaya amalmu yg sedikit itu cukup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=33&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Bersegeralah melakukan amal shaleh sebelum lepas      ajal karena sesungguhnya kalian hanya memiliki yang sudah kalian dulukan,      bukan yang kalian sisakan.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Betapa banyak orang yang dilalaikan dengan      kenikmatan yang diberikan kepadanya, betapa banyak yang ditimpa petaka      dengan pujian, betapa banyak yang ditipu dengan ditutupi keburukannya.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Bertulus ikhlaslah dlm melaksanakan agamamu,      niscaya amalmu yg sedikit itu cukup bagimu. <em>HR Abu Dawud &amp; Hakim.</em></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Perbuatan yang paling disukai Allah, ialah      mendatangkan kegembiraan &amp; kesenangan kepada sesama muslim. <em>Al Hadist.</em></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sesungguhnya hamba yang paling disukai Allah ialah      orang yang suka kebaikan &amp; suka pula melakukannya. <em>Al Hadist.</em></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Kerap kali amal yang kecil menjadi besar karena baik niatnya &amp; kerap kali amal yang besar menjadi kecil karena kurang lurus niatnya.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Lisan orang berakal berada dibelakang hatinya. Jika mau berkata ia berfikir, jika baik ia bicara jika tidak ia diam. Tapi hati orang bodoh dibelakang lisannya. Jika ia bicara tak peduli akan dampaknya.<!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:562253666; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-909982034 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renungan165.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renungan165.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renungan165.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renungan165.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renungan165.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renungan165.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renungan165.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renungan165.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renungan165.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renungan165.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renungan165.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renungan165.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renungan165.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renungan165.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renungan165.wordpress.com&amp;blog=5398514&amp;post=33&amp;subd=renungan165&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renungan165.wordpress.com/2008/11/15/sms-renungan-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">gearee79</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
